Latest Products
Fikih Wanita

Fikih Wanita


Rp 123,750.00


Judul :  Fikih Wanita  (Pembahasan Lengkap Permasalahan Wanita)
Penulis :  Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin
Halaman : xii + 982 hal
Cover : Hard Cover
Ukuran : 24,5 x 16,5 cm
Harga : Rp 123.750,00

Wanita mendapatkan perhatian dan memiliki kedudukan yang tinggi di dalam Islam, karena wanita merupakan madrasah pertama bagi putra putrinya. Mereka memiliki peran yang sangat penting dalam menghantarkan baik dan tidaknya sebuah bangsa. Wanita sekaligus hamba Allah yang dituntut untuk beribadah kepada Allah dengan cara yang benar. Begitu sempurna dan indahnya ajaran Islam yang telah mengembalikan kedudukan wanita sesuai kodrat dan fitrahnya.

Oleh karena itu seorang wanita dituntut untuk mengetahui hukum agama, syariat-syariat, dan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepadanya. Sehingga dengan ilmu agama insyaAllah seorang wanita akan mengetahui hukum-hukum Allah dan mengamalkannya denga benar, baik dalam masalah ibadah maupun mu'amalah.

Fikih Wanita bukan hanya penting difahami oleh kalangan wanita, namun juga menjadi hal yang penting difahami oleh kalangan laki-laki, sebab pada prinsipnya laki-lakilah yang menjadi pemimpin wanita termasuk bertanggung jawab terhadap pemahaman akan urusan ibadah dan semua hukum yang terkait dengannya.

Buku ini adalah fikih yang memuat segala pembahasan hukum agama yang berkaitan dengan wanita sesuai dengan dalil-dalil yang shahih. Selain pembahasan secara umum baik masalah ibadah maupun mu'amalah, dalam buku ini juga dilengkapi dengan tanya jawab tentang segala hal yang berhubungan dengan wanita bersama Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.

Buku ini InsyaAllah akan membuat Anda lebih memahami aturan kehidupan Islami dan memberikan jawaban atas berbagai permasalahan yang Anda alami sehari-hari .

Dapatkan segera...

Rp 123,750.00


Judul :  Fikih Wanita  (Pembahasan Lengkap Permasalahan Wanita)
Penulis :  Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin
Halaman : xii + 982 hal
Cover : Hard Cover
Ukuran : 24,5 x 16,5 cm
Harga : Rp 123.750,00

Wanita mendapatkan perhatian dan memiliki kedudukan yang tinggi di dalam Islam, karena wanita merupakan madrasah pertama bagi putra putrinya. Mereka memiliki peran yang sangat penting dalam menghantarkan baik dan tidaknya sebuah bangsa. Wanita sekaligus hamba Allah yang dituntut untuk beribadah kepada Allah dengan cara yang benar. Begitu sempurna dan indahnya ajaran Islam yang telah mengembalikan kedudukan wanita sesuai kodrat dan fitrahnya.

Oleh karena itu seorang wanita dituntut untuk mengetahui hukum agama, syariat-syariat, dan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepadanya. Sehingga dengan ilmu agama insyaAllah seorang wanita akan mengetahui hukum-hukum Allah dan mengamalkannya denga benar, baik dalam masalah ibadah maupun mu'amalah.

Fikih Wanita bukan hanya penting difahami oleh kalangan wanita, namun juga menjadi hal yang penting difahami oleh kalangan laki-laki, sebab pada prinsipnya laki-lakilah yang menjadi pemimpin wanita termasuk bertanggung jawab terhadap pemahaman akan urusan ibadah dan semua hukum yang terkait dengannya.

Buku ini adalah fikih yang memuat segala pembahasan hukum agama yang berkaitan dengan wanita sesuai dengan dalil-dalil yang shahih. Selain pembahasan secara umum baik masalah ibadah maupun mu'amalah, dalam buku ini juga dilengkapi dengan tanya jawab tentang segala hal yang berhubungan dengan wanita bersama Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.

Buku ini InsyaAllah akan membuat Anda lebih memahami aturan kehidupan Islami dan memberikan jawaban atas berbagai permasalahan yang Anda alami sehari-hari .

Dapatkan segera...
Fikih Wanita
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWHAEESFlYh_mRPAV9aRUvclOw_-ff-4zv32s_K98gOa0UbH_lFzQ_YwMd8aS2zLnyWgHvgjKk89hv3B9fbjJ2MtH4aTjfw1TNeJAUr35oEjqO3jFW3jRRCPDPw0zW6G9q2aGbpdvs8EY9/s72-c/Fikih+Wanita.jpg
View detail
Ensiklopedia Bid'ah

Ensiklopedia Bid'ah


Rp 90,000.00

Judul :  Ensiklopedi Bid'ah
Penulis : Hammud bin Abdullah al-Mathar
Halaman :  xix + 505 hal. (HC)
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Hard Cover 
Ukuran : 24,5 x 16,5 cm
Harga : Rp 90.000,00



Hudzaifah Ibnu al-Yaman, seorang sahabat yang dikenal sebagai penjaga rahasia Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah berkata, Di saat kebanyakan manusia bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang kebaikan, aku malah bertanya kepadanya tentang keburukan, karena aku takut akan terperosok ke dalamnya. Setelah kepergiannya, kita melihat banyak manusia terperosok ke jurang kesesatan, karena mereka hanya belajar tentang pintu-pintu kebajikan semata, namun melupakan pengetahuan tentang jurang-jurang kesesatan. Lalu bagaimana dengan bid'ah yang keberadaannya bagaikan hembusan angin yang tidak tersekat oleh ruang dan waktu ? Perbuatan ini lebih disenangi dan dicintai oleh setan daripada perbuatan maksiat dan dosa-dosa besar. Karena pelaku maksiat sangat mungkin untuk bertaubat, dan mengetahui bahwa itu adalah perbuatan dosa. Adapun pelaku bid'ah, ia telah terkecoh dengan banyaknya manusia yang melakukan bid'ah tersebut sehingga ia beranggapan bahwa perbuatan itu adalah suatu kebenaran. Sungguh indah senandung syair yang berbunyi, Aku mengetahui keburukan bukan untuk menceburkan diri ke dalamnya, namun untuk menghindar darinya. Barangsiapa yang tidak mengetahui keburukan niscaya dia akan terjatuh ke dalamnya. Buku ini menjelaskan tentang seluk-beluk berbagai macam bid'ah yang terjadi di berbagai penjuru bumi. Dikemas dalam bentuk tanya jawab sehingga seolah pembaca berdialog dengan seorang guru. Penjelasan ini akan membuat anda mengetahui dan mengenal ragam bid'ah sehingga anda tidak terperosok ke dalamnya, bi idznillah. Maka, berhati-hatilah dan jangan jadikan diri anda sebagai buruan yang masuk ke dalam perangkap setan, sehingga anda akan menjadi teman setianya di neraka.



Rp 90,000.00

Judul :  Ensiklopedi Bid'ah
Penulis : Hammud bin Abdullah al-Mathar
Halaman :  xix + 505 hal. (HC)
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Hard Cover 
Ukuran : 24,5 x 16,5 cm
Harga : Rp 90.000,00



Hudzaifah Ibnu al-Yaman, seorang sahabat yang dikenal sebagai penjaga rahasia Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah berkata, Di saat kebanyakan manusia bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang kebaikan, aku malah bertanya kepadanya tentang keburukan, karena aku takut akan terperosok ke dalamnya. Setelah kepergiannya, kita melihat banyak manusia terperosok ke jurang kesesatan, karena mereka hanya belajar tentang pintu-pintu kebajikan semata, namun melupakan pengetahuan tentang jurang-jurang kesesatan. Lalu bagaimana dengan bid'ah yang keberadaannya bagaikan hembusan angin yang tidak tersekat oleh ruang dan waktu ? Perbuatan ini lebih disenangi dan dicintai oleh setan daripada perbuatan maksiat dan dosa-dosa besar. Karena pelaku maksiat sangat mungkin untuk bertaubat, dan mengetahui bahwa itu adalah perbuatan dosa. Adapun pelaku bid'ah, ia telah terkecoh dengan banyaknya manusia yang melakukan bid'ah tersebut sehingga ia beranggapan bahwa perbuatan itu adalah suatu kebenaran. Sungguh indah senandung syair yang berbunyi, Aku mengetahui keburukan bukan untuk menceburkan diri ke dalamnya, namun untuk menghindar darinya. Barangsiapa yang tidak mengetahui keburukan niscaya dia akan terjatuh ke dalamnya. Buku ini menjelaskan tentang seluk-beluk berbagai macam bid'ah yang terjadi di berbagai penjuru bumi. Dikemas dalam bentuk tanya jawab sehingga seolah pembaca berdialog dengan seorang guru. Penjelasan ini akan membuat anda mengetahui dan mengenal ragam bid'ah sehingga anda tidak terperosok ke dalamnya, bi idznillah. Maka, berhati-hatilah dan jangan jadikan diri anda sebagai buruan yang masuk ke dalam perangkap setan, sehingga anda akan menjadi teman setianya di neraka.


Ensiklopedia Bid'ah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgs9r8n9yVtH3zeO0IPMnUq8PYwoD7cekU3cDi7QX0lYzHmbuvE4JXFNU5MSPp2sNHyqyb3nZI6sAs7edNBf8ertVNsNvHkdTgh3NZzDaDtyUIpWIgbTcCcyzxORT1QN8MxKg_5_d_qAWst/s72-c/Ensiklopedi+bidah.jpg
View detail
Fathul Majid

Fathul Majid


Rp 189,000.00

Judul :  Fathul Majid Penjelasan Lengkap Kitab Tauhid
Penulis : Al Allamah Abdurrahman bin Hasan Alu Asy Syaikh
Halaman : 1360 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Hard Cover 
Ukuran : 24,5 x 16,5 cm
Harga : Rp 189.000,00



MUATAN BUKU
Terbitan kami ini, adalah edisi lengkap Fathul Majid, dan insya Allah, dapat memenuhi semua kebutuhan seorang muslim dalam dasar-dasar tauhid. Buku ini memuat:
1. Matan lengkap “Kitabut Tauhid Alladzi Huwa Haqqullah ‘Alal ‘Abid”, karya Imam Al-Mujaddid Muhammad bin Abdul Wahhab, Syaikh Islam di zamannya, dalam teks aslinya yang berbahasa Arab yang dilengkapi harakat, dan tentu lengkap dengan terjemahnya, sehingga memudahkan bagi para pencinta ilmu untuk mengkajinya.
2. Fathul Majid Syarh Kitab Tauhid, karya Asy Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh.
3. Diberikan ta’liq dan hasyiyah ( Komentar & Tambahan penjelasan ) oleh syaikh Muhammad Hamid Al Faqi dimana sebagian besar dari ta’liq beliau tersebut beliau ambil dari Qurratu ‘Uyunil Muwahhidin, karya penulis Fathul Majid sediri.
4. Ta’liq ini kemudian di Muroja'ah (dikaji ulang) oleh Imam Al Allamah Ibnu Baaz- rahimahullah-, dan beliau memberikan koreksi dan komentar yang sangat penting terhadap sejumlah masalah.
5. Hadits-hadits dalam kitab tauhid, ditakhrij dengan berpegang kepada berbagai referensi takhrij.
6. Buku ini dilengkapi dengan risalah takhrij Ahadits muntaqodah fii kitaabit tauhid, karya syaikh Furaih bin Shalih Al Bahlal yang merupakan takhrij pembelaan atas sejumlah hadits-hadits dalam kitab tauhid yang dipermasalahkan oleh sebagian kalangan.
7. Buku ini juga dilengkapi oleh daftar istilah ilmiah lengkap dengan makna dan definisinya. Sehingga bagi pembaca yang masih kesulitan dalam memahami istilah-istilah yang digunakan dalam buku ini, pembaca bisa merujuk makna dan definisinya pada daftar istilah ilmiah ini.
8. Dalam buku ini juga dicantumkan Biografi Imam Muhammad bin Abdul Wahhab, penulis buku Kitabut Tauhid.

ISI POKOK BUKU
Perjalanan dakwah sang pembaharu, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, yang menulis matan kitab ini, penting untuk dicermati, karena beliau muncul dan berdakwah di tengah masyarakat yang sangat akrab dengan pengagungan terhadap kuburan, bid'ah, dan khurafat. Kondisi masyarakat yang beliau hadapi mirip dengan kondisi masyarat tanah air di sebagian wilayah. Karena itu, buku kita ini menjadi sangat penting, karena ditulis oleh seorang ulama yang menghadapi langsung segala rintangan dan penolakan dari banyak kalangan, sehingga buku ini benar-benar rujukan primer dan utama dalam masalah tauhid yang ditulis berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah yang didorong oleh kondisi riil yang dihadapi penulisnya.
Sebagaimana yang telah disinggung dalam resensi pertama dari buku ini, bahwa penegakan tauhid tidak akan berguna tanpa disertai dengan perang dan penolakan terhadap syirik. Itulah sebabnya para ulama mengatakan bahwa Agama Islam tegak di atas dua pondasi utama: pertama, mentauhid-kan Allah, mendakwahkan tauhid dan loyal kepada para penganutnya, dan kedua, Memerangi Syirik dan memusuhi serta anti terhadap para penganutnya.
Itulah sebabnya kalimat tauhid yang dititahkan kepada semua para rasul yang pernah diutus Allah, adalah La Ilaha Illallah (tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah). Pernyataan, Tidak ada tuhan yang berhak disembah adalah penolakan terhadap penuhaan segala apa saja selain Allah, dan pernyataan kecuali Allah adalah ikrar bahwa hanya Allah yang berhak dituhankan dan disembah dengan segala bentuk penyembahan dan penuhanan. Maka tidak ada gunanya seseorang atau suatu kaum mengikrarkan bahwa tidak ada tuhan selain Allah kalau masih melakukan praktik-praktik syirik dan membiarkan syirik tanpa pengingkaran bahkan loyal kepada para palaku syirik.
Inilah yang diungkapkan oleh al-Qur`an secara tegas dan jelas dalam banyak ayat. Perhatikan Firman Allah Ta'ala dalam Surat an-Nisa`: 36,
{وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهِ شَيْئًا}.
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatu pun.
Perintahnya tidak hanya sembahlah Allah tetapi disertai dengan jangan mempersekutukanNya dengan sesuatupun. Dan yang seperti ini banyak sekali dalam al-Qur`an dan as-Sunnah yang shahih.
Dalam buku kita ini kedua sisi ini dibahas secara mendasar dan menyeluruh. Dan mudah-mudahan ulasan berikut ini dapat menjelaskan pentingnya buku ini sehingga Anda terpacu untuk mengkajinya. Pendengar Radio Rodja yang dirahamati Allah….
Allah Ta'ala berfirman dalam al-Qur`an,
{كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيِّيْنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ وَأَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ}.
Mulanya manusia itu adalah umat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan itu.
Pada mulanya umat manusia itu adalah umat yang satu dalam tauhid, mereka adalah satu umat yang tegak di atas Syari'at Allah dan kebenaran. Begitulah tafsir yang ma`tsur dan shahih dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma. Dan dalam riwayat Shahih disebutkan bahwa itu berlangsung selama sepuluh generasi. Kemudian menjelang diutusnya Nabi Nuh Alaihissalam sebagai rasul yang pertama, tercatalah ada lima orang ulama nan shalih yang menjadi panutan umat kala itu, wafat seorang demi seorang, sebagaimana yang disebutkan Allah dalam Surat Nuh. Para pengikut mereka tentu sangat merasa kehilangan dengan kepergian mereka, karena merekalah yang selama itu menjadi teladan mereka dalam beribadah kepada Allah. Dalam situasi itulah, muncul setan kepada mereka dan membisikkan agar mereka membuat semacam arca atau patung untuk lima orang shalih tersebut agar mengingatkan mereka bagaimana hebatnya keshalihan mereka sehingga mereka tetap bersemangat mengikuti jejak orang-orang shalih itu sekalipun mereka telah wafat.
Patung-patung mereka pun kemudian dibuat dan diletakkan pada majlis-majlis tempat mereka biasa menyampaikan pengajaran. Dan kala itu patung-patung tersebut, belum disembah. Ketika generasi yang membuat patung telah meninggal dunia satu demi satu, lalu datanglah generasi baru yang tidak mengetahui tujuan dibuatnya patung-patung orang-orang shalih tersebut, datanglah setan dan membisikkan kepada mereka bahwa generasi terdahulu menyembah mereka, maka patung-patung itupun mulai disembah. Inilah syirik pertama dalam sejarah yang dilakukan anak cucu Nabi Adam alaihissalam. Dan pada kaum itulah Nabi Nuh alaihissalam diutus Allah subhanahu wata'ala. Maka makna ayat di atas adalah lebih kurang sebagai berikut:
Pada mulanya manusia itu adalah satu di atas tauhid. Mereka semua bertauhid dan berpegang pada Syariat yang haq. Kemudian muncullah syirik sehingga terjadilah perselisihan, ada yang tetap teguh bertauhid ada yang terjerumus dalam syirik. Maka Allah mengutus para nabi sebagai rasul-rasul Allah alaihimussalam, demi untuk menyampaikan kabar gembira dengan surga bagi yang teguh bertauhid dan memperingatkan dengan neraka bagi yang melakukan syirik, dan bersama para rasul tersebut, Allah menurunkan kitab suci sebagai pemutus perselisihan yang terjadi tersebut.
Maka syirik yang dilakukan oleh kaum Nabi Nuh alaihissalam sama persis dengan syirik yang dilakukan kaum Quraisy di mana Nabi kita, Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, diutus oleh Allah kepada mereka. Orang-orang musyrik itu, semuanya, sama dalam prinsip kesyirikan mereka, yaitu bahwa mereka tidak berkeyakinan ada tuhan-tuhan lain yang menciptakan alam ini dan dapat memberikan mereka apa yang mereka minta. Tetapi mereka hanya menjadikan patung dan berhala tersebut, hanya sebagai semacam arca yang melambangkan sosok di baliknya, yang menjadi perantara antara mereka dengan Allah. Inilah hakikat syirik kaum Nabi Nuh dan ini pula syirik yang dilakukan oleh kaum Jahiliyah Quraisy.
Dan tipu daya dan fitnah paling besar yang diciptakan setan adalah pengagungan terhadap kuburan orang-orang shalih sebagai pengganti pengagungan kepada patung orang shalih. Dan inilah yang sampai sekarang masih mengotori dunia Islam.
Inilah hakikat perseteruan yang paling pokok antara kebenaran dan kebatilan hingga Hari Kiamat. Dan Allah telah mengingatkan orang-orang yang mendustakan seruan para rasul Allah dengan FirmanNya,
{وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ أُمَّةٍ رَسُوْلًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَ فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ فَسِيْرُوْا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَ}.
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): 'Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu', maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (An-Nahl: 36).
Maka kehadiran buku ini, adalah pencerahan hebat yang mudah-mudahan merupakan titik awal dari penegakan tauhid secara murni di negeri ini. Tentu buku ini telah lama terbit, dalam bentuk terjemahan yang komplit, dan hanya Anda bisa dapatkan dalam terbitan PT. SAHIFA HAQ ini.
Pendengar Radio Rodja….
Lebih dari itu, setan akan selalu berusaha dengan berbagai macam cara untuk menyesatkan manusia, dengan membisikkan berbagai macam perbuatan yang merusak tauhid kaum muslimin, sebagaimana yang mereka lakukan terhadap kaum Nabi Nuh tadi. Iblis telah bersumpah kepada Allah untuk menyesatkan manusia. Allah berfirman mengabadikan ucapan iblis,
{فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِيْنَ * إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ}.
Demi keperkasaanMu, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang diberi keikhlasan di antara mereka. (Shad: 82). Pendengar Radio Rodja Yang Dirahmati Allah…. Salah satu yang disinggung secara jelas di sini adalah bagaimana setan berusaha mencuri berita wahyu di langit dengan menguping dari perbincangan di antara para malaikat, lalu satu kebenaran yang mereka dengar itu mereka bisikkan kepada dukun dan ditambahkannya dengan seratus kebohongan. Maka kalau ada dukun yang kadang apa yang dikatakannya terbukti, itu bukan karena dukun itu mengetahui yang ghaib, tetapi karena bekerjasama dengan setan, dan bersama kebenaran yang hanya satu itu ada seratus kebohongan yang dapat menyebabkan orang-orang yang mendatangi mereka terjatuh dalam kemusyrikan dan kekufuran. Oleh karena itu Nabi shallallahu alaihi wasallam memutuskan semua jalan yang mungkin menghubungkan seorang muslim dengan dukun dengan sabda beliau,
مَنْ أَتَى كَاهِنًا فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم.
Barangsiapa yang datang kepada seorang dukun, lalu membenarkan apa yang dikatakannya, maka orang tersebut telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. (Hadits ini dishahihkan oleh al-Albani dan beliau takhrij dalam as-Silsilah ash-Shahihah, no. 3387).
Begitu juga dengan sihir dengan berbagai jenisnya.



Rp 189,000.00

Judul :  Fathul Majid Penjelasan Lengkap Kitab Tauhid
Penulis : Al Allamah Abdurrahman bin Hasan Alu Asy Syaikh
Halaman : 1360 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Hard Cover 
Ukuran : 24,5 x 16,5 cm
Harga : Rp 189.000,00



MUATAN BUKU
Terbitan kami ini, adalah edisi lengkap Fathul Majid, dan insya Allah, dapat memenuhi semua kebutuhan seorang muslim dalam dasar-dasar tauhid. Buku ini memuat:
1. Matan lengkap “Kitabut Tauhid Alladzi Huwa Haqqullah ‘Alal ‘Abid”, karya Imam Al-Mujaddid Muhammad bin Abdul Wahhab, Syaikh Islam di zamannya, dalam teks aslinya yang berbahasa Arab yang dilengkapi harakat, dan tentu lengkap dengan terjemahnya, sehingga memudahkan bagi para pencinta ilmu untuk mengkajinya.
2. Fathul Majid Syarh Kitab Tauhid, karya Asy Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh.
3. Diberikan ta’liq dan hasyiyah ( Komentar & Tambahan penjelasan ) oleh syaikh Muhammad Hamid Al Faqi dimana sebagian besar dari ta’liq beliau tersebut beliau ambil dari Qurratu ‘Uyunil Muwahhidin, karya penulis Fathul Majid sediri.
4. Ta’liq ini kemudian di Muroja'ah (dikaji ulang) oleh Imam Al Allamah Ibnu Baaz- rahimahullah-, dan beliau memberikan koreksi dan komentar yang sangat penting terhadap sejumlah masalah.
5. Hadits-hadits dalam kitab tauhid, ditakhrij dengan berpegang kepada berbagai referensi takhrij.
6. Buku ini dilengkapi dengan risalah takhrij Ahadits muntaqodah fii kitaabit tauhid, karya syaikh Furaih bin Shalih Al Bahlal yang merupakan takhrij pembelaan atas sejumlah hadits-hadits dalam kitab tauhid yang dipermasalahkan oleh sebagian kalangan.
7. Buku ini juga dilengkapi oleh daftar istilah ilmiah lengkap dengan makna dan definisinya. Sehingga bagi pembaca yang masih kesulitan dalam memahami istilah-istilah yang digunakan dalam buku ini, pembaca bisa merujuk makna dan definisinya pada daftar istilah ilmiah ini.
8. Dalam buku ini juga dicantumkan Biografi Imam Muhammad bin Abdul Wahhab, penulis buku Kitabut Tauhid.

ISI POKOK BUKU
Perjalanan dakwah sang pembaharu, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, yang menulis matan kitab ini, penting untuk dicermati, karena beliau muncul dan berdakwah di tengah masyarakat yang sangat akrab dengan pengagungan terhadap kuburan, bid'ah, dan khurafat. Kondisi masyarakat yang beliau hadapi mirip dengan kondisi masyarat tanah air di sebagian wilayah. Karena itu, buku kita ini menjadi sangat penting, karena ditulis oleh seorang ulama yang menghadapi langsung segala rintangan dan penolakan dari banyak kalangan, sehingga buku ini benar-benar rujukan primer dan utama dalam masalah tauhid yang ditulis berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah yang didorong oleh kondisi riil yang dihadapi penulisnya.
Sebagaimana yang telah disinggung dalam resensi pertama dari buku ini, bahwa penegakan tauhid tidak akan berguna tanpa disertai dengan perang dan penolakan terhadap syirik. Itulah sebabnya para ulama mengatakan bahwa Agama Islam tegak di atas dua pondasi utama: pertama, mentauhid-kan Allah, mendakwahkan tauhid dan loyal kepada para penganutnya, dan kedua, Memerangi Syirik dan memusuhi serta anti terhadap para penganutnya.
Itulah sebabnya kalimat tauhid yang dititahkan kepada semua para rasul yang pernah diutus Allah, adalah La Ilaha Illallah (tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah). Pernyataan, Tidak ada tuhan yang berhak disembah adalah penolakan terhadap penuhaan segala apa saja selain Allah, dan pernyataan kecuali Allah adalah ikrar bahwa hanya Allah yang berhak dituhankan dan disembah dengan segala bentuk penyembahan dan penuhanan. Maka tidak ada gunanya seseorang atau suatu kaum mengikrarkan bahwa tidak ada tuhan selain Allah kalau masih melakukan praktik-praktik syirik dan membiarkan syirik tanpa pengingkaran bahkan loyal kepada para palaku syirik.
Inilah yang diungkapkan oleh al-Qur`an secara tegas dan jelas dalam banyak ayat. Perhatikan Firman Allah Ta'ala dalam Surat an-Nisa`: 36,
{وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهِ شَيْئًا}.
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatu pun.
Perintahnya tidak hanya sembahlah Allah tetapi disertai dengan jangan mempersekutukanNya dengan sesuatupun. Dan yang seperti ini banyak sekali dalam al-Qur`an dan as-Sunnah yang shahih.
Dalam buku kita ini kedua sisi ini dibahas secara mendasar dan menyeluruh. Dan mudah-mudahan ulasan berikut ini dapat menjelaskan pentingnya buku ini sehingga Anda terpacu untuk mengkajinya. Pendengar Radio Rodja yang dirahamati Allah….
Allah Ta'ala berfirman dalam al-Qur`an,
{كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيِّيْنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ وَأَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ}.
Mulanya manusia itu adalah umat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan itu.
Pada mulanya umat manusia itu adalah umat yang satu dalam tauhid, mereka adalah satu umat yang tegak di atas Syari'at Allah dan kebenaran. Begitulah tafsir yang ma`tsur dan shahih dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma. Dan dalam riwayat Shahih disebutkan bahwa itu berlangsung selama sepuluh generasi. Kemudian menjelang diutusnya Nabi Nuh Alaihissalam sebagai rasul yang pertama, tercatalah ada lima orang ulama nan shalih yang menjadi panutan umat kala itu, wafat seorang demi seorang, sebagaimana yang disebutkan Allah dalam Surat Nuh. Para pengikut mereka tentu sangat merasa kehilangan dengan kepergian mereka, karena merekalah yang selama itu menjadi teladan mereka dalam beribadah kepada Allah. Dalam situasi itulah, muncul setan kepada mereka dan membisikkan agar mereka membuat semacam arca atau patung untuk lima orang shalih tersebut agar mengingatkan mereka bagaimana hebatnya keshalihan mereka sehingga mereka tetap bersemangat mengikuti jejak orang-orang shalih itu sekalipun mereka telah wafat.
Patung-patung mereka pun kemudian dibuat dan diletakkan pada majlis-majlis tempat mereka biasa menyampaikan pengajaran. Dan kala itu patung-patung tersebut, belum disembah. Ketika generasi yang membuat patung telah meninggal dunia satu demi satu, lalu datanglah generasi baru yang tidak mengetahui tujuan dibuatnya patung-patung orang-orang shalih tersebut, datanglah setan dan membisikkan kepada mereka bahwa generasi terdahulu menyembah mereka, maka patung-patung itupun mulai disembah. Inilah syirik pertama dalam sejarah yang dilakukan anak cucu Nabi Adam alaihissalam. Dan pada kaum itulah Nabi Nuh alaihissalam diutus Allah subhanahu wata'ala. Maka makna ayat di atas adalah lebih kurang sebagai berikut:
Pada mulanya manusia itu adalah satu di atas tauhid. Mereka semua bertauhid dan berpegang pada Syariat yang haq. Kemudian muncullah syirik sehingga terjadilah perselisihan, ada yang tetap teguh bertauhid ada yang terjerumus dalam syirik. Maka Allah mengutus para nabi sebagai rasul-rasul Allah alaihimussalam, demi untuk menyampaikan kabar gembira dengan surga bagi yang teguh bertauhid dan memperingatkan dengan neraka bagi yang melakukan syirik, dan bersama para rasul tersebut, Allah menurunkan kitab suci sebagai pemutus perselisihan yang terjadi tersebut.
Maka syirik yang dilakukan oleh kaum Nabi Nuh alaihissalam sama persis dengan syirik yang dilakukan kaum Quraisy di mana Nabi kita, Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, diutus oleh Allah kepada mereka. Orang-orang musyrik itu, semuanya, sama dalam prinsip kesyirikan mereka, yaitu bahwa mereka tidak berkeyakinan ada tuhan-tuhan lain yang menciptakan alam ini dan dapat memberikan mereka apa yang mereka minta. Tetapi mereka hanya menjadikan patung dan berhala tersebut, hanya sebagai semacam arca yang melambangkan sosok di baliknya, yang menjadi perantara antara mereka dengan Allah. Inilah hakikat syirik kaum Nabi Nuh dan ini pula syirik yang dilakukan oleh kaum Jahiliyah Quraisy.
Dan tipu daya dan fitnah paling besar yang diciptakan setan adalah pengagungan terhadap kuburan orang-orang shalih sebagai pengganti pengagungan kepada patung orang shalih. Dan inilah yang sampai sekarang masih mengotori dunia Islam.
Inilah hakikat perseteruan yang paling pokok antara kebenaran dan kebatilan hingga Hari Kiamat. Dan Allah telah mengingatkan orang-orang yang mendustakan seruan para rasul Allah dengan FirmanNya,
{وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ أُمَّةٍ رَسُوْلًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَ فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ فَسِيْرُوْا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَ}.
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): 'Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu', maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (An-Nahl: 36).
Maka kehadiran buku ini, adalah pencerahan hebat yang mudah-mudahan merupakan titik awal dari penegakan tauhid secara murni di negeri ini. Tentu buku ini telah lama terbit, dalam bentuk terjemahan yang komplit, dan hanya Anda bisa dapatkan dalam terbitan PT. SAHIFA HAQ ini.
Pendengar Radio Rodja….
Lebih dari itu, setan akan selalu berusaha dengan berbagai macam cara untuk menyesatkan manusia, dengan membisikkan berbagai macam perbuatan yang merusak tauhid kaum muslimin, sebagaimana yang mereka lakukan terhadap kaum Nabi Nuh tadi. Iblis telah bersumpah kepada Allah untuk menyesatkan manusia. Allah berfirman mengabadikan ucapan iblis,
{فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِيْنَ * إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ}.
Demi keperkasaanMu, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang diberi keikhlasan di antara mereka. (Shad: 82). Pendengar Radio Rodja Yang Dirahmati Allah…. Salah satu yang disinggung secara jelas di sini adalah bagaimana setan berusaha mencuri berita wahyu di langit dengan menguping dari perbincangan di antara para malaikat, lalu satu kebenaran yang mereka dengar itu mereka bisikkan kepada dukun dan ditambahkannya dengan seratus kebohongan. Maka kalau ada dukun yang kadang apa yang dikatakannya terbukti, itu bukan karena dukun itu mengetahui yang ghaib, tetapi karena bekerjasama dengan setan, dan bersama kebenaran yang hanya satu itu ada seratus kebohongan yang dapat menyebabkan orang-orang yang mendatangi mereka terjatuh dalam kemusyrikan dan kekufuran. Oleh karena itu Nabi shallallahu alaihi wasallam memutuskan semua jalan yang mungkin menghubungkan seorang muslim dengan dukun dengan sabda beliau,
مَنْ أَتَى كَاهِنًا فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم.
Barangsiapa yang datang kepada seorang dukun, lalu membenarkan apa yang dikatakannya, maka orang tersebut telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. (Hadits ini dishahihkan oleh al-Albani dan beliau takhrij dalam as-Silsilah ash-Shahihah, no. 3387).
Begitu juga dengan sihir dengan berbagai jenisnya.


Fathul Majid
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBZbw3oc7XHM_rqxhLEykq4fBCEu3x3lRS_xcm3RFHxi0mTGv6qK6qjFC6OIotcXozaCRgYFxgQpzpoVtzD9ZBRek2DIwIoJSYY-tvGeGyPZCsXIeFQtdVMBXMCtkm5qCES6rAntHg-rOV/s72-c/Fathul+Majid.jpg
View detail
Mereka Adalah Para Khalifah Islam

Mereka Adalah Para Khalifah Islam


Rp 110,000.00

Judul :  Mereka Adalah Para Khalifah Islam
Penulis : Abu Usamah
Halaman : 572 hal
Kertas : Bookpaper 58 gr
Cover : Hard Cover  Soft Cover
Ukuran : 24,5 x 16,5 cm
Harga : Rp 110.000,00



Lima buku, lima sejarah hidup, lima panutan dalam Islam, kami rangkum dalam satu buku Mereka Adalah Para Khalifah Islam :

1. Abu Bakar
Yang paling penyayang di antara umatku, adalah Abu Bakar, yang paling keras diantara mereka dalam membela agama Allah adalah Umar dan yang paling pemalu di antara mereka adalah Utsman
2. Umar bin Khaththab
Kami senantiasa mulia sejak Umar masuk Islam. Keislamannya adalah penakhluk, hijrahnya adalah kemenangan, dan kepemimpinannya adalah arahmat. Sungguh aku melihat diri kami tidak mampu shalat di Baitullah hingga Umar masuk Islam
3. Utsman bin Affan
Tiada yang merugikan Utsman apa yang diperbuatnya setelah ini. Ya Allah, ridhailah Utsman, karena aku ridha kepadanya
4. ALi bin Abi Thalib
Demi Allah, kami tidak akan berbalik ke belakang dalam keadaan murtad setelah Allah memberi petunjuk kepada kami. Jika beliau mati atau terbunuh, sungguh aku tetap berperang membela perkara yang karenanya beliau berperang, hingga aku mati
5. Umar bin Abdul Aziz
Jika kami mengirimkan kepada kalian perintah yang menyelisihi kebenaran, maka buanglah perintah tersebut ke tanah. Berpegang teguhlah pada kebenaran semata.



Rp 110,000.00

Judul :  Mereka Adalah Para Khalifah Islam
Penulis : Abu Usamah
Halaman : 572 hal
Kertas : Bookpaper 58 gr
Cover : Hard Cover  Soft Cover
Ukuran : 24,5 x 16,5 cm
Harga : Rp 110.000,00



Lima buku, lima sejarah hidup, lima panutan dalam Islam, kami rangkum dalam satu buku Mereka Adalah Para Khalifah Islam :

1. Abu Bakar
Yang paling penyayang di antara umatku, adalah Abu Bakar, yang paling keras diantara mereka dalam membela agama Allah adalah Umar dan yang paling pemalu di antara mereka adalah Utsman
2. Umar bin Khaththab
Kami senantiasa mulia sejak Umar masuk Islam. Keislamannya adalah penakhluk, hijrahnya adalah kemenangan, dan kepemimpinannya adalah arahmat. Sungguh aku melihat diri kami tidak mampu shalat di Baitullah hingga Umar masuk Islam
3. Utsman bin Affan
Tiada yang merugikan Utsman apa yang diperbuatnya setelah ini. Ya Allah, ridhailah Utsman, karena aku ridha kepadanya
4. ALi bin Abi Thalib
Demi Allah, kami tidak akan berbalik ke belakang dalam keadaan murtad setelah Allah memberi petunjuk kepada kami. Jika beliau mati atau terbunuh, sungguh aku tetap berperang membela perkara yang karenanya beliau berperang, hingga aku mati
5. Umar bin Abdul Aziz
Jika kami mengirimkan kepada kalian perintah yang menyelisihi kebenaran, maka buanglah perintah tersebut ke tanah. Berpegang teguhlah pada kebenaran semata.


Mereka Adalah Para Khalifah Islam
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEia2fc53vGKYXFv5vzSm1Qqf2ns49WPnnPRo4zSnkmxmL1-i4FtlxvxloML2mMK5cX2-Bknp4DkzWsilfKtkM15C8G51-dfrBZsrN2SXjSTd9Ef5ALFxzh75uVbRYt0bdrP2p0Ctu5bCPpl/s72-c/MAP+Khalifah.jpg
View detail
Agar Suami Cemburu Padamu

Agar Suami Cemburu Padamu


Rp 34,000.00

Judul : Agar Suami Cemburu Padamu
Penulis: Dr. Najla as-Sayyid Nayil
Halaman : 188 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 24 x 15,5 cm
Harga : Rp 34.000,00


Sesungguhnya kebahagiaan rumah tangga merupakan buah kerja sama yang baik antara suami dan istri. Keduanya bersama-sama menyirami pohon "kebahagiaan" ini hingga tumbuh besar. Diantara buahnya atau bahkan buah-buahnya adalah rumah yang bahagia....anak-anak yang shalih...suami dan istri yang taat kepada Allah Ta'ala dan senantiasa bertahmid memuji-Nya bagaimana tidak, masing-masing dari keduanya saling mengerahkan seluruh upayanya untuk membahagiakan pasangannya. Dalam kitab ini dengan pertolongan Allah Ta'la saya menjelaskan peran seorang wanita dalam menyuburkan pohon kebahagiaan ini, tugas dan kewajiban yang harus dilakukannya serta hal-hal yang harus di hindarinya

Dalam rangka menghidupkan hadits Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam "Apabila seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu, puasa bulan ramadhan, menjaga kemaluannya, mentaati suaminya, maka dikatakan kepadanya masuklah ke dalam jannah dari pintu manapun engkau suka" (HR.Ahmad)

Saya berharap kepada Allah Ta'ala agar memberi kesempatan berbicara untuk kaum pria, menjelaskan peran mereka dalam menumbuhkan pohon kebahagiaan di salam rumah tangga mereka, pada terbitan yang akan datang InsyaAllah...

Rp 34,000.00

Judul : Agar Suami Cemburu Padamu
Penulis: Dr. Najla as-Sayyid Nayil
Halaman : 188 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 24 x 15,5 cm
Harga : Rp 34.000,00


Sesungguhnya kebahagiaan rumah tangga merupakan buah kerja sama yang baik antara suami dan istri. Keduanya bersama-sama menyirami pohon "kebahagiaan" ini hingga tumbuh besar. Diantara buahnya atau bahkan buah-buahnya adalah rumah yang bahagia....anak-anak yang shalih...suami dan istri yang taat kepada Allah Ta'ala dan senantiasa bertahmid memuji-Nya bagaimana tidak, masing-masing dari keduanya saling mengerahkan seluruh upayanya untuk membahagiakan pasangannya. Dalam kitab ini dengan pertolongan Allah Ta'la saya menjelaskan peran seorang wanita dalam menyuburkan pohon kebahagiaan ini, tugas dan kewajiban yang harus dilakukannya serta hal-hal yang harus di hindarinya

Dalam rangka menghidupkan hadits Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam "Apabila seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu, puasa bulan ramadhan, menjaga kemaluannya, mentaati suaminya, maka dikatakan kepadanya masuklah ke dalam jannah dari pintu manapun engkau suka" (HR.Ahmad)

Saya berharap kepada Allah Ta'ala agar memberi kesempatan berbicara untuk kaum pria, menjelaskan peran mereka dalam menumbuhkan pohon kebahagiaan di salam rumah tangga mereka, pada terbitan yang akan datang InsyaAllah...
Agar Suami Cemburu Padamu
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQ80hgZhpdNhAm3Qj3o3CludXesjY1qx1-oJA62u_yaEBfTiFSCZ4oC_-VyUQnUQAKjWWAvhhfw_AmL_rUnUNFKks6Y2f9ec9roMCmPzs4dNa-vPkXAPJ9xxSFCx-_1CgqUMlBnZHS3bsR/s72-c/agar-suami-cemburu-padamu.jpg
View detail
Wanita-Wanita Cerdas Sepanjang Masa

Wanita-Wanita Cerdas Sepanjang Masa


Rp 24,000.00

Judul : Wanita-Wanita Cerdas Sepanjang Masa
Penulis: Manshur Abdul HAkim
Halaman : 168 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 20,5 x 14 cm
Harga : Rp 24.000,00


Secara fitrah sebenarnya manusia itu cerdas, karena kecerdasan bersumber dari akal yang dikaruniakan oleh Allah kepada manusia agar bisa menjalankan kehidupan di muka bumi ini. Dengan akal tersebut manusia akan dimintai pertanggung jawaban terhadap semua perbuatan yang dilakukannya di kehidupan dunia.
Perbedaan orang cerdas dengan orang bodoh; orang cerdas bisa memanfaatkan kemampuan akalnya dengan optimal, sementara orang bodoh tidak mau berusaha dengan sekuat tenaga untuk merasakan nikmat kecerdasan yang dikaruniakan kepadanya. Para shahabat Rasulullah, baik yang laki-laki maupun yang perempuan (shahabiyat) adalah orang-orang cerdas. Mereka telah meninggalkan suri teladan yang baik bagi kita yang bersumber dari Rasulullah    . Dalam kisah-kisah dan biografi mereka terdapat pelajaran dan ibrah yang dapat kita petik. Seluruh kisah dan biografi mereka merupakan sikap yang lahir dari kecerdasan dan keimanan yang matang.
Dalam buku ini penulis mengemukakan kisah-kisah kecerdasan beberapa shahabiyat di awal-awal Islam. Dengan harapan kaum muslimin dapat mengambil pelajaran darinya untuk kemudian meneladani dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Rp 24,000.00

Judul : Wanita-Wanita Cerdas Sepanjang Masa
Penulis: Manshur Abdul HAkim
Halaman : 168 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 20,5 x 14 cm
Harga : Rp 24.000,00


Secara fitrah sebenarnya manusia itu cerdas, karena kecerdasan bersumber dari akal yang dikaruniakan oleh Allah kepada manusia agar bisa menjalankan kehidupan di muka bumi ini. Dengan akal tersebut manusia akan dimintai pertanggung jawaban terhadap semua perbuatan yang dilakukannya di kehidupan dunia.
Perbedaan orang cerdas dengan orang bodoh; orang cerdas bisa memanfaatkan kemampuan akalnya dengan optimal, sementara orang bodoh tidak mau berusaha dengan sekuat tenaga untuk merasakan nikmat kecerdasan yang dikaruniakan kepadanya. Para shahabat Rasulullah, baik yang laki-laki maupun yang perempuan (shahabiyat) adalah orang-orang cerdas. Mereka telah meninggalkan suri teladan yang baik bagi kita yang bersumber dari Rasulullah    . Dalam kisah-kisah dan biografi mereka terdapat pelajaran dan ibrah yang dapat kita petik. Seluruh kisah dan biografi mereka merupakan sikap yang lahir dari kecerdasan dan keimanan yang matang.
Dalam buku ini penulis mengemukakan kisah-kisah kecerdasan beberapa shahabiyat di awal-awal Islam. Dengan harapan kaum muslimin dapat mengambil pelajaran darinya untuk kemudian meneladani dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Wanita-Wanita Cerdas Sepanjang Masa
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhUI8QnRPh71zt55PeJE0fNSAnCQMoZjvK-Xw1yPxSF6AY0IRkDR4xbKTBqabOlSgA4iHZYhTz3fxETbpPEbqL1LZJAiQvH5Q8wnutLCO1v3ymPLv3G7UFvEcNHwHUlEOGDRhoMwhQsWo1/s72-c/wanita-wanita-cerdas-sepanjang-masa.jpg
View detail
Menjadi Wanita Kaya Pahala

Menjadi Wanita Kaya Pahala



Rp 20,000.00


Judul : Menjadi Wanita Kaya Pahala
Penulis: Hana binti Abdul Aziz ash-Shanii
Halaman : 144 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Hard Cover
Ukuran : 20,5 x 14 cm
Harga : Rp 20.000,00


Tujuan utama diciptakannya manusia adalah untuk beribadah kepada Allah swt. Maka, sejatinya, setiap amal perbuatan yang dilakukan oleh manusia di dunia ini harus bermuara pada akhirat. Sehingga setiap kali hendak melakukan perbuatan, dalam hatinya terpatri sebuah niat bahwa dia berbuat semata-mata karena Allah dan demi mengharapkan pahala-Nya.Akan tetapi, pada realitanya, tidak sedikit manusia yang menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya. Sama sekali, mereka tidak berpikir untuk kehidupan pada masa mendatang. Kehidupan abadi di alam akhirat. Tak heran jika mereka melalui hari-hari mereka dengan bersenang-senang, mengumbar hawa nafsu, bersolek, dan melakukan aktivitas yang bertentangan dengan ajaran dan nilai-nilai agama.Penulis buku ini, tidak ingin melihat umat Islam terlelap dalam kenikmatan semu dan terjerumus ke lumpur kejahatan. Buku ini ditulis secara khusus untuk kaum perempuan muslimah, yang di antara tujuannya untuk mengingatkan mereka kepada jalan yang lurus, agar berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan pahala dari Allah, serta selalu menanamkan niat dalam hatinya untuk berbuat baik, sehingga semua yang ia lakukan memiliki nilai ibadah. Sebab, seorang muslim akan mendapatkan pahala sesuai dengan apa yang ia niatkan.Selamat membaca!




Rp 20,000.00


Judul : Menjadi Wanita Kaya Pahala
Penulis: Hana binti Abdul Aziz ash-Shanii
Halaman : 144 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Hard Cover
Ukuran : 20,5 x 14 cm
Harga : Rp 20.000,00


Tujuan utama diciptakannya manusia adalah untuk beribadah kepada Allah swt. Maka, sejatinya, setiap amal perbuatan yang dilakukan oleh manusia di dunia ini harus bermuara pada akhirat. Sehingga setiap kali hendak melakukan perbuatan, dalam hatinya terpatri sebuah niat bahwa dia berbuat semata-mata karena Allah dan demi mengharapkan pahala-Nya.Akan tetapi, pada realitanya, tidak sedikit manusia yang menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya. Sama sekali, mereka tidak berpikir untuk kehidupan pada masa mendatang. Kehidupan abadi di alam akhirat. Tak heran jika mereka melalui hari-hari mereka dengan bersenang-senang, mengumbar hawa nafsu, bersolek, dan melakukan aktivitas yang bertentangan dengan ajaran dan nilai-nilai agama.Penulis buku ini, tidak ingin melihat umat Islam terlelap dalam kenikmatan semu dan terjerumus ke lumpur kejahatan. Buku ini ditulis secara khusus untuk kaum perempuan muslimah, yang di antara tujuannya untuk mengingatkan mereka kepada jalan yang lurus, agar berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan pahala dari Allah, serta selalu menanamkan niat dalam hatinya untuk berbuat baik, sehingga semua yang ia lakukan memiliki nilai ibadah. Sebab, seorang muslim akan mendapatkan pahala sesuai dengan apa yang ia niatkan.Selamat membaca!


Menjadi Wanita Kaya Pahala
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEQ2kyQdotX3g3zqmFd12ciLM12QYPZtEuktlXanJTwUqbmBsLRtVt4Tbqn_l0RfIxdXrCxOSLpONSuwCgmAwedFGhyphenhyphenPInuMgniF35nDeLX6X4BEEmshEksX2zaFWTnGo7zeuFZOMhNBYk/s72-c/menjadi-wanita-kaya-pahala.jpg
View detail
Sifat Shalat Nabi

Sifat Shalat Nabi


Rp 4,000.00

Judul : Sifat Shalat Nabi
Penulis: Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
Halaman : 60 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 4.000,00


Shalat adalah awalmula amalan yang akan di periksa di hari kiamat dan ia juga menjadi pembeda antara keimanan dan kekafiran seseorang. Demikian besar dan pentingnya masalah shalat ini sehingga Rasulullah sangat memberikan perhatian kepada pelaku shalat bahkan sering beliau menegur seserang untuk mengulang shalatnya karena belum sesuai dengan apa yang diajarkannya.

Oleh karena itu dalam buku kecil ini Insya Allah akan memberikan tuntunan yang benar berikut gambar peragaannya sehingga memudahkan kita untuk melaksanakannya. Semoga shalat kita di terima di sisi-Nya.

Rp 4,000.00

Judul : Sifat Shalat Nabi
Penulis: Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
Halaman : 60 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 4.000,00


Shalat adalah awalmula amalan yang akan di periksa di hari kiamat dan ia juga menjadi pembeda antara keimanan dan kekafiran seseorang. Demikian besar dan pentingnya masalah shalat ini sehingga Rasulullah sangat memberikan perhatian kepada pelaku shalat bahkan sering beliau menegur seserang untuk mengulang shalatnya karena belum sesuai dengan apa yang diajarkannya.

Oleh karena itu dalam buku kecil ini Insya Allah akan memberikan tuntunan yang benar berikut gambar peragaannya sehingga memudahkan kita untuk melaksanakannya. Semoga shalat kita di terima di sisi-Nya.
Sifat Shalat Nabi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAzy8qqyX_SYq3CDllDC5DFJ7EVsYBRy362BT2Zlt-pHzc-RKx37pH_06kLYmJhEPLtURU4agxiKlJGDhRGs1ZlM7EGngXMgF4pm1FiMmtM_uavjHtEJxY5fluAhTtM1wJIGq1RNyEgATN/s72-c/sifat-shalat-nabi.jpg
View detail
40 Hadits Pilihan

40 Hadits Pilihan


Rp 10,000.00

Judul : 40 Hadits Pilihan (Matan Hadits Arba`in)
Penulis: Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani
Halaman : 116 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 10.000,00


Bagi yang ingin memulai menghafal hadits-hadits Nabi, hadits arba'in adalah pilihan yang tepat. Karena tiada satu aspekpun di dalam Islam melainkan telah tersentuh di dalamnya. Kami sertakan pula dzikir-dzikir pagi dan petang, dan tentunya kami pilihkan dari hadits-hadits yang shahih, yang kami ambil dari beberapa buku dzikir yang ditulis oleh beberapa ulama kita, di antaranya: Hisnul Muslim dan Wirdu Ash-Shobah wal Masa' oleh Dr. Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani, Tuhfatul Akhyar oleh Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz, dan Adzkar Tharafay An-Nahar oleh Dr. Bakr bin Abdillah Abu Zaid, agar menjadi pedoman bagi siapapun yang ingin meneladani Nabinya dan menekuni kebiasaan orang-orang shalih.Kami terbitkan buku ini dengan format buku saku untuk mempermudah bagi yang ingin menghafal dan membawanya.

Rp 10,000.00

Judul : 40 Hadits Pilihan (Matan Hadits Arba`in)
Penulis: Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani
Halaman : 116 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 10.000,00


Bagi yang ingin memulai menghafal hadits-hadits Nabi, hadits arba'in adalah pilihan yang tepat. Karena tiada satu aspekpun di dalam Islam melainkan telah tersentuh di dalamnya. Kami sertakan pula dzikir-dzikir pagi dan petang, dan tentunya kami pilihkan dari hadits-hadits yang shahih, yang kami ambil dari beberapa buku dzikir yang ditulis oleh beberapa ulama kita, di antaranya: Hisnul Muslim dan Wirdu Ash-Shobah wal Masa' oleh Dr. Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani, Tuhfatul Akhyar oleh Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz, dan Adzkar Tharafay An-Nahar oleh Dr. Bakr bin Abdillah Abu Zaid, agar menjadi pedoman bagi siapapun yang ingin meneladani Nabinya dan menekuni kebiasaan orang-orang shalih.Kami terbitkan buku ini dengan format buku saku untuk mempermudah bagi yang ingin menghafal dan membawanya.
40 Hadits Pilihan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjypvEoYYsrPUrePFPf15e7wSfVCXT7zHb_QQ7pxaabyFhUS1kMeFwvRysqeyBqgPMBS20Fa5saaRjCS59Ec9g3UJS1jcIBwmvlNXbdZL0unq3Hg6sYlcmcaPD0iDbooxhBIKNibLJuheta/s72-c/40+Hadits.JPG
View detail
Sifat Wudhu Nabi

Sifat Wudhu Nabi



Rp 3,000.00

Judul : Sifat Wudhu Nabi
Penulis: Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
Halaman : 32 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 3.000,00


Wudhu' merupakan salah satu syarat sahnya shalat. Tidak akan diterima shalat seseorang tanpa berwudhu' seperti yang ditegaskan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dalam sebuah hadits shahih. Sebagaimana halnya shalat, wudhu' juga harus mengikuti tuntunan sunnah Nabi. Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menyatakan "Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku mengerjakannya" termasuk juga di dalamnya seluruh hal yang merupakan bagian dari shalat itu, termasuk disini adalah seluruh syarat-syaratnya.
Buku shafat wudhu' Nabi ini menyambung buku shifat shalat yang telah kami luncurkan sebelumnya. Dengana harapan dapat menyentuh seluruh persoalan yang menjadi syarat kesempurnaan shalat. Bukankah shalat tidak akan sempurna jika wudhu' belum sempurna seperti yang dituntunkan sunnah Nabi?


Rp 3,000.00

Judul : Sifat Wudhu Nabi
Penulis: Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
Halaman : 32 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 3.000,00


Wudhu' merupakan salah satu syarat sahnya shalat. Tidak akan diterima shalat seseorang tanpa berwudhu' seperti yang ditegaskan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dalam sebuah hadits shahih. Sebagaimana halnya shalat, wudhu' juga harus mengikuti tuntunan sunnah Nabi. Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menyatakan "Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku mengerjakannya" termasuk juga di dalamnya seluruh hal yang merupakan bagian dari shalat itu, termasuk disini adalah seluruh syarat-syaratnya.
Buku shafat wudhu' Nabi ini menyambung buku shifat shalat yang telah kami luncurkan sebelumnya. Dengana harapan dapat menyentuh seluruh persoalan yang menjadi syarat kesempurnaan shalat. Bukankah shalat tidak akan sempurna jika wudhu' belum sempurna seperti yang dituntunkan sunnah Nabi?
Sifat Wudhu Nabi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt9caxErPgg_XuIULRD64tp4RWZ2lqGBmmQ8c_sfdyvQ8vrOhN8MV4O4kw1PYgNt3mKAleoTSIlVGOYUoJw9ejoTwUXPz7KZzpz_SLXrpP0_aSSHP9uCoxKSwBr59qUAU7Tcmus4X5UqYe/s72-c/sifat-wudhu-nabi.jpg
View detail
1001 Amalan Sunnah Sehari Semalam

1001 Amalan Sunnah Sehari Semalam


Rp 11,500.00

Judul : 1001 Amalan Sunnah Sehari Semalam
Penulis: Khalid bin Husein
Halaman : 184 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 11.500,-


Sunnah tidak bisa dipisahkan dari Islam. Karena Islam adalah sunnah dan sunnah adalah Islam. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam al-Barbahari Rahimahullah dalam Syarhus Sunnah:“Ketahuilah, bahwasanya Islam adalah sunnah dan Sunnah adalah Islam; dan tidak akan tegak salah satu dari keduanya, kecuali yang lainnya juga tegak”. Bahkan, Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berdo’a agar diwafatkan di atas Sunnah: “Ya Allah, wafatkanlah kami di atas Islam dan Sunnah”.
Sesungguhnya, derajat seorang Muslim tidak diukur dari banyaknya harta yang dikumpulkan dan keelokan parasnya. Akan tetapi, derajat seorang Muslim diukur dari seberapa besar ia mengikuti Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam.
Risalah ini ditulis oleh Khalid al-Husainan, dengan tujuan agar kaum Muslimin dapat menghidupkan Sunnah Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam dalam kesehariannya, baik yang berkaitan dengan ibadahnya, tidurnya, makannya, maupun aktivitas lainnya. Jika sunnah-sunnah tersebut dilaksanakan, maka akan didapatkan lebih dari seribu Sunnah dalam sehari semalam.

Rp 11,500.00

Judul : 1001 Amalan Sunnah Sehari Semalam
Penulis: Khalid bin Husein
Halaman : 184 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 11.500,-


Sunnah tidak bisa dipisahkan dari Islam. Karena Islam adalah sunnah dan sunnah adalah Islam. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam al-Barbahari Rahimahullah dalam Syarhus Sunnah:“Ketahuilah, bahwasanya Islam adalah sunnah dan Sunnah adalah Islam; dan tidak akan tegak salah satu dari keduanya, kecuali yang lainnya juga tegak”. Bahkan, Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berdo’a agar diwafatkan di atas Sunnah: “Ya Allah, wafatkanlah kami di atas Islam dan Sunnah”.
Sesungguhnya, derajat seorang Muslim tidak diukur dari banyaknya harta yang dikumpulkan dan keelokan parasnya. Akan tetapi, derajat seorang Muslim diukur dari seberapa besar ia mengikuti Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam.
Risalah ini ditulis oleh Khalid al-Husainan, dengan tujuan agar kaum Muslimin dapat menghidupkan Sunnah Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam dalam kesehariannya, baik yang berkaitan dengan ibadahnya, tidurnya, makannya, maupun aktivitas lainnya. Jika sunnah-sunnah tersebut dilaksanakan, maka akan didapatkan lebih dari seribu Sunnah dalam sehari semalam.
1001 Amalan Sunnah Sehari Semalam
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicHV8CeWBJ_8fGqaowjS5aC5r6_yOr_bw_PADC-m0kj4M2Wt3qS2BGH3-yTHF_42G39cNq5F-_lT5xAaSEKEKqkVK7pWjQphy0eJOoNhXW9Ed4YtrgZzAFNXIOaCpXzc8ho-wE0soL1ksG/s72-c/1001-amalan-sunnah-sehari-semalam.jpg
View detail
Dzikir Pagi & Petang

Dzikir Pagi & Petang


Rp 4,000.00

Judul : Dzikir Pagi dan
Penulis: Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani
Halaman : 56 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 4.000,00


Saudaraku se-Islam, ini adalah sebuah buku kecil yang berisi hal-hal terpenting yang hendaknya diamalkan oleh setiap muslim meliputi dzikir-dzikir setelah sholat fardhudisertai dengan doa pagi dan petang. Bila diamalkna dengan didasari keimanan dan membenarkannya niscaya akan menjadi benteng dan perisai yang amat ampuh untuk menolak ganguan setan dan bala tentaranya, baik dari golongan jin maupun manusia. Selain itu dipakai pula untuk membentengi diri dari segala keburukan dan hal-hal yang tidak disukai. Oleh karenanya seharusnya dzikir-dzikir ini tidak diabaikan dan hendaknya dibaca dengan hati yang hadir dan jiwa yang khusyu'. Semoga amalan ini dijadikan semata-mata karena mengharap wajah Allah dan semoga buku kecil ini bermanfaat bagi kaum muslimin

Rp 4,000.00

Judul : Dzikir Pagi dan
Penulis: Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani
Halaman : 56 hal
Kertas : HVS 70 gr
Cover : Soft Cover
Ukuran : 14,5 x 10 cm
Harga : Rp 4.000,00


Saudaraku se-Islam, ini adalah sebuah buku kecil yang berisi hal-hal terpenting yang hendaknya diamalkan oleh setiap muslim meliputi dzikir-dzikir setelah sholat fardhudisertai dengan doa pagi dan petang. Bila diamalkna dengan didasari keimanan dan membenarkannya niscaya akan menjadi benteng dan perisai yang amat ampuh untuk menolak ganguan setan dan bala tentaranya, baik dari golongan jin maupun manusia. Selain itu dipakai pula untuk membentengi diri dari segala keburukan dan hal-hal yang tidak disukai. Oleh karenanya seharusnya dzikir-dzikir ini tidak diabaikan dan hendaknya dibaca dengan hati yang hadir dan jiwa yang khusyu'. Semoga amalan ini dijadikan semata-mata karena mengharap wajah Allah dan semoga buku kecil ini bermanfaat bagi kaum muslimin
Dzikir Pagi & Petang
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDza0myyHDboqs9fWpVAN5Xgf2OSMTlrcaSP6eWoQUEH9zifPmPX2-wR1u6D-cIJN44Q5AC-6ZOSWKPaqAT_3oOqGR8qL50PLLqUwIhuMsKUbuV_h3t-Rm-Xpo1moDVRXGXlRXwvlX113h/s72-c/Dzikir+Pagi+Petang.JPG
View detail
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Buku Shahih - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger